Mau Jalan-jalan Gratis ? Jadilah Pejabat !

Anda Jangan heran...OKNUM pejabat di negeri yang kusayangi dan kucintai ini  mayoritas hobinya jalan-jalan loh....mau tau beritanya ?

Coba googling lagi ah...

Dengan alasan STUDI BANDING dsb., dsb., jelas sudah bahwa jalan2 keluar negeri itu DIHALALKAN baik buat OKNUM anggota dewan, bupati, dan pejabat2 lainnya.

Jadi betapa mudahnya ngabisin uang rakyat di negeri ini buat para pejabat kita tercinta ini. Soalnya rakyatnya kan gampang dikibulin, rakyatnya kan gak tau apa2. Jadi mereka gak akan protes ! He..he...

Jadi mengingat pentingnya studi banding ini, maka kita harus melihat secara detail bagamiana pelaksanaan kebijakan2 negeri lain sehingga pembangunannya maju ! begitu saudara-saudara !

Supaya lebih afdhol...jangan lupa bawa istri dan anak, bila perlu mertua dan tetangga...ha..ha...ha... (kata si OKNUM pejabat dengan senang hati....!)

Loh kan pejabat itu mengemban amanah rakyat ? apa kagak khianat, Pak ? apa kagak takut dosa, Pak ?

Huh peduli amat, guwa kan dipilih oleh kalian, jadi kalian harus ngikut apa mau guwa !

Kalian aja yang bego kenapa pilih guwa ! ha..ha.... (kata si OKNUM pejabat sambil tertawa puas !) Kaciaaaaan deh luh...!!!

So, jangan sungkan2 segera daftar jadi pejabat, gpp pejabat teri juga kan masih bisa gigit ikan yang lebih kecil lagi he..he...

Dasar !

Skenario Pembebasan Koruptor Di Indonesia

Kalau saya lihat dan amati, di Indonesia tercinta ini ada beberapa skenario supaya koruptor bin maling ini lolos dari jeratan hukum atau setidaknya kalu terpaksa dihukum, ya yang ringan2 sajalah ditambah beberapa kali remisi kan cepet keluar dari bui-nya !

Diantara skenario2 umum itu diantaranya adalah :

  1. Suruh koruptornya kabur ke luar negeri. Anggap saja kehilangan jejak, kan beres !
  2. Vonis bebas, dengan alasan tidak ada bukti2 yang memberatkan dia menjadi terpidana. Selesai bukan ?
  3. Buat isu baru, biar konsentrasi publik terfokus ke isu baru tersebut, lalu peti es-kan kasus yang sedang disorot, biar publik lupa dengan sendirinya.
  4. Buat skenario pikun, sakit, lemah, biar publik merasa kasihan, kalau dia dihukum itu namanya tidak manusiawi. Simpel bukan ? 
  5. Ambil pengacara kakap yang semua orang segan apabila berhadapan dengannya, sampai hakim pun ngangguk2-ngangguk mendegar ocehannya... 
  6. Suap si OKNUM Hakim dan Jaksanya sebanyak mungkin dengan uang, fasilitas yang enak, atau iming2 liburan ke luar negeri. Biar tuntutannya dibuat seringan-ringannya, Kalau perlu bebas tanpa syarat...hehe...hee..gampang sekali bukan ?
  7. Kalau terpaksa harus dihukum, buatlah hukuman seringan mungkin dengan fasilitas yang mewah bak di hotel berbintang. Selesai bukan ?

Ah, orang2 di negeriku tercinta ini memang benar2 sudah banyak yang sakit jiwa...kasihan sekali ya kawan...!

Indonesia, Surga Buat Para Koruptor.....

Anda jangan kaget membaca judul diatas. Karena ini bukan sekedar isapan jempol belaka. Ini benar-benar terjadi di negeri yang kita cintai ini.

Silahkan anda googling kasus-kasus korupsi , pembalakan hutan, mark-up proyek, ngemplang kredit bank dll. di Indonesia. Silahkan....! Entah berapa trilyun harta dan kekayaan negara ini dirampok oleh maling2 sialan itu.

Lalu bagaimana nasib rakyat kecil kayak kita ? ya sabar dan nrimo sajalah, karena kamu kagak punya kekuatan apa2 untuk ngomong apapun, percuma gak akan didengar brother...!

Bukannya kita diwajibkan ikhtiar ? ya, betul, kita wajib ikhtiar untuk menghalangi semua itu, tapi apakah semut kecil sanggup melawan gajah ? kagak la yaw....!

Coba tengok sama ente pade. Mau jadi pejabat kecil aja di kabupaten/kodya misalnya. Lihat berapa milyar yang harus dikeluarkan oleh para calon2 yang sok peduli rakyat itu ? So, kalo dia kepilih, jalan terbaik ngembaliin duit itu yang KORUPSI atau kalo tidak ngerampok diam2 duit rakyat itu. Iya kan ? Iya kan ?

Jadi, benar adanya negeri yang kita cintai ini sungguh menjadi SURGA DUNIA buat para koruptor dan manusia2 yang mendewakan harta, jabatan dan kesenangan. !

Amit2 ! Jangan sampe deh anak cucuku menjadi generasi yang KORUP, SERAKAH, KHIANAT dll. Jangan sampai deh....!

Mencari Karyawan yang Jujur

Dalam suatu lingkup perusahaan, baik swasta maupun negeri/instansi pemerintah, tentu kita akan dihadapkan pada fenomena dimana saling sikut, KKN, dll. lumrah terjadi. Saya tidak mengerti apakah ini hanya terjadi di Indonesia atau di negeri lain pun demikian ? Dewasa ini, mungkin kita tidak akan sulit menemukan orang yang jenjang pendidikannya tinggi, ilmunya banyak, prestasinya segudang, dll.

Namun pernahkah kita berfikir betapa sulitnya saat kita menemukan karyawan yang jujur ? mengapa ? karena jujur ini parameternya sulit diukur secara kasat mata, tapi terbukti dan teruji pada saat amanah diemban olehnya. Kasus sederhana, saat seseorang berusaha jujur terhadap dirinya sendiri, dan terhadap orang lain, tidak sedikit orang mencibirnya bahkan mencemoohnya. Sok Suci lah ! Sok Alim lah ! dll. Dan ini terjadi persis di negeri yang katanya mayoritas beragama Islam !. Agama yang jelas dan tegas terhadap penegakan hukum berdusta sebagai perbuatan yang termasuk dosa besar. Namun, fakta berbicara, tidak mudah menemukan orang yang jujur dan yang istiqimah menegakkan kejujuran di negeri ini kawan..!

Siapapun Anda baik pengusaha maupun karyawan, tentu tidak akan mudah menemukan karyawan yang menjadi anak buah anda ataupun mitra kerja anda yang jujur sekarang ini. Oleh karena itu marilah kita mulai jujur dari diri sendiri, sehingga Insya Allah kita akan dipertemukan dengan orang lain yang jujur lagi..Amin!