Salah siapa ? Ini salah siapa ?

Kalau kita mengikuti tayangan televisi akhir2 ini, mungkin sudah jadi santapan sehari2 berita tentang banjir yang menyerang ibu kota dan segala akibat yang ditimbulkannya,  disodorkan kepada kita. Lalu siapakah yang jadi korban akibat musibah ini ? tentu musibah  ini tidak akan pandang bulu, bisa si kaya bisa si miskin; bisa orang biasa, bisa orang terkenal ; bahkan mungkin bisa menimpa pejabat sekalipun.

Seiring dengan datangnya musibah ini, bagi mereka yang mampu, mungkin tinggal menginap di hotel untuk sementara waktu, atau bahkan tinggal di villa miliknya di tempat lain yang lebih aman. Tapi bagi mereka yang ekonominya pas2an ? sungguh musibah itu bak petir di siang bolong. Ditengah himpitan ekonomi yang semakin susah, mereka dihadapkan pada kenyatan harus kehilangan harta benda, kehilangan pekerjaan, kehilangan rasa aman dan nyaman untuk tinggal ditempat yang selama ini menaunginya, bahkan kehilangan keluarga yang dicintainya. Tragis memang, derita rakyat di negeri ini terus datang dan pergi silih berganti.

Lalu siapakah yang mesti dipersalahkan ? Apakah ini akibat dari ulah oknum2 yang rakus akan uang dan keuntungan ? lalu dengan seenaknya membabat  habis lahan resapan air untuk dijadikan pemukiman ? ataukah pemerintah sudah tidak mampu lagi mengurus negeri ini ? ataukah memang rakyatnya sendiri yang tidak patuh sama aturan ?

Sulit memang menemukan jawabannya. Masing2 pihak mengkalim bahwa dirinya paling benar dan  tidak mau dipersalahkan. Para pejabat berkelit memutar lidah untuk meyakinkan kepada rakyat bahwa mereka telah mengikuti aturan2 yang telah ditentukan. Para pengembang mall dan perumahan pun berasalan bahwa proyeknya sudah di-acc pejabat terkait. Sungguh lucu memang ! semuanya hanya retorika basi belaka !  tak lebih dari omong kosong  yang sulit diterima akal sehat !

Sudah saatnya seluruh rakyat di negeri ini berkaca dengan adanya musibah ini. Haruskah keturunan kita menanggung derita yang berkepanjangan akibat ulah kita dimasa kini ? Jangan ! Jangan sampai itu terjadi! Mari selamatkan negeri ini dengan cara2 yang santun dan beradab serta penuh rasa tanggung jawab, agar keturunan kita dimasa mendatang tidak merasakan derita akibat keserakahan kita ini !